Aher: Aksi Teror Jangan DIhubungkan Dengan Agama Apapun

  • 65 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengutuk keras, aksi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Dia juga mengimbau sekaligus berharap, agar aksi teror tersebut tidak dihubungkan dengan agama apapun.  Menurutnya, semua agama tidak pernah mengajarkan kekerasan. Apalagi, aksi teror yang banyak menimbulkan korban jiwa.

"Boleh jadi pelaku mengaku ada kaitan dengan agama. Sesungguhnya, tak ada hubungan dengan agama apapun yang dianut. Untuk itu, jangan dihubung-hubungkan dengan agama apapun. Hanya pemahaman sempit si pelaku saja," kata pria yang akrab disapa Aher, dalam rilisnya, Minggu (13/5/2018).

Akibat terror bom yang menyerang tiga gereja tersebut, sebelas orang dilaporkan tewas. Sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

"Kami mengutuk keras terorisme oleh siapapun, atas alasan apapun, kapanpun kejadiannya, serta apapun targetnya," tandas  Aher.

Aher mengaku, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk mengantisipasi terjadinya terror, terutama untuk mendeteksi dini potensi aksi radikalisme di Jabar.

"Ini jadi pelajaran, Pemprov akan tingkatkan konsolidasi dengan Kapolda, Pangdam hingga MUI. Kami akan terus kawal, agar tidak ada kejadian radikalisme dan terorisme serupa di Jabar," tegasnya. ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet