3 Paslon Jalur Politik Akan Bertarung di Pilwalkot Bandung 2018

  • 74 views
  • 0 comments

BANDUNG---KPU Kota Bandung resmi menetapkan tiga pasangan calon (Paslon) peserta Pilwalkot Bandung 2018. Sedangkan satu paslon dari jalur independen dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan. Tiga paslon yang dinyatakan lolos sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni pasangan Nurul Qomaril Arifin - Chaerul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto - Aries Supriatna, dan Oded M Danial -Yana Mulyana.

 

"Berdasarkan hasil verifikasi syarat pencalonan dan syarat calon yang sudah kita lakukan, kami menetapkan tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota," ujar Ketua KPU Kota Bandung Rifki Alimubarok, seusai rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di kantor KPU Kota Bandung, Jalan Sukarno Hatta, Kota Bandung, Senin (12/2/2018).

Tiga paslon yang ditetapkan KPU Kota Bandung itu merupakan calon yang diusung gabungan partai politik yaitu Yossi - Aries mendapat dukungan total 24 kursi dari empat parpol yakni PDIP, Partai Nasdem, Hanura dan PPP.

Pasangan Oded - Yana mendapat dukungan 13 kursi dari dua parpol yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra. Sedangkan Nurul - Chaerul (Ruli) mendapat dukungan 13 kursi dari empat partai yakni Partai Golkar, PKB, Demokrat dan Perindo.

Rifki mengatakan, bagi calon yang sedang menjabat di pemerintahan untuk mengajukan cuti atau pemberhentian.

“Paslon yang sudah lolos segera ajukan cuti sebelum 15 Februari 2018,”jelasnya.

Terkait maslah keamanan Pilwalkot Bandung, Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menyatakan, pihaknya akan menugaskan 24 personilnya untuk menja pmengawal pribadi tiga paslon yang sudah ditetapkan KPU Kota Bandung.

“Hasil seleksi yang kami lakukan, dari 100 arang kandidat terpilih 24 anggota yang akan menjadi pengawal paslon walikota dan wakil walikota. Dari 24 anggota, 4 diantaranya polwan yang akan mengawal paslon perempuan yaitu Nurul Arifin,” jelas Hendro di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (12/2/2018).

Hendro menegaskan para polisi yang bertugas menjadi walpri telah berkomitmen menjaga integritas dan tidak memihak pasangan calon yang dijaganya.

"Mereka sudah disumpah untuk menjaga netralitas dan citra baik Polri. Tugas mereka hanya mengawal dan mengamankan saja, tidak ada yang lain," kata Hendro seraya menegaskan jika ada temuan anggotanya ada yang memihak salah satu paslon akan diberikan sanksi. Ganefa

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet