1254 Personel Polri Disiagakan DI Jalur Rawan Kemacetan

  • 47 views
  • 0 comments

SOREANG, Ekpos.Com--- Polres Bandung turunkan 1.254 personel di jalur tengah Cileunyi-Nagreg Kabupaten Bandung. Ditambah personel dari TNI, Pemerintah Daerah dan ormas menjadi 1.600 personel. Selain itu, akan ada 28 Pos PAM dan dua Pos pelayanan, yang tersebar di seluruh jalur yang ada di Kabupaten Bandung, terutama di jalur yang rawan mengalami kemacetan.

"Dari Polri 1.254 ditambah dari rekan-rekan TNI dan pemerintah daerah, ormas jadi kami menyiapkan 1.600 personel," tutur Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan usai melakukan Apael Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (6/6/2018).

Indra mengatakan rekayasa jalur, akan dilakukan normal seperti biasa. Selain itu pihak kepolisiam juga sudah menyiapkan Cara Bertindak (CB) di titik-titik kemacetan.

"Spot kemacetan yang pertama ada di gate exit tol Cileunyi, maju sedikit di Kahatex jam pergantian kerja juga macet. Kemudian maju lagi ada rel kereta api, maju lagi ada bottle neck dari tiga lajur menjadi satu lajur dan terakhir di Pasar Limbangan," jelasnya.

Dikatakan Indra, jalur alternatif Cijapati akan digunakan jika jalur tentah Cileunyi-Nagreg mengalami kemacetan atau antrean kendaraan di dalam tol Cileunyi sudah mencapai 5 km.

"Kalau ekor sudah sampai di Cimanggung, berarti alternatif pertama akan dilakukan pengalihan arus menuju Cijapati. Kemudian kalau ekor di exit tol sudah sampai 5 kilo, kaki buka gerbang di KM 148. GBLA langsung ke Cijapati," tuturnya.

Kemudian untuk potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya seperti pencurian curas, curat, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis. Diharapkan setiap anggota dapat mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan sehingga dapat menekan potensi yang ada.

Sementara Bupati Bandung Dadang M Naser yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, jika kondisi jalan Kabupaten Bandung yang akan digunakan sebagai jalur mudik, sudah bagus hingga 85 persen termasuk untuk jalan-jalan di jalur alternatif.

"Untuk provinsi, jalan bolong-bolong provinsi sedang saya usulkan, masih ada waktu 2-3 hari, sedang dikoordinasikan oleh PUPR Kabupaten Bandung," katanya. **

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet