Tanoto Foundation Latih Kepala Sekolah Manajemen Sekolah Professional

  • 46 views
  • 0 comments

SAMARINDA, Ekpos.Com---Lewat program PINTAR (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran), bersama IAIN Samarinda dan Universitas Mulawarman, Tanoto Foundation melatih 26  kepala sekolah,  wakil kepala sekolah, pengawas, staff kemenag dan dinas pendidikan Samarinda tentang manajemen sekolah yang lebih professional dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang ikut berasal dari 18 sekolah SD/MI dan SMP MTs mitra atau laboratorium Universitas Mulawarman dan IAIN Samarinda.

Pelatihan seperti ini, menurut Prof. Dr. Amir Masruhim, MKes, Dekan FKIP Universitas Mulawarman, sangat diperlukan. Sekolah menurutnya harus mempersiapkan anak-anak semenjak dini menghadapi era Industry 4.0.

“Era Industry 4.0 adalah era kecepatan tinggi dan kecanggihan yang membutuhkan kreatifitas, inovasi dan kreatifitas.   Kita harus mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi era  ini semenjak dini,” ujarnya saat membuka kegiatan yang dilaksanakan di hotel Horison, Samarinda, Rabu (14 November 2018).

Hakikatnya manajemen sekolah adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,  para peserta pada pelatihan ini selama dua hari (14 – 15 November 2018) dikenalkan dengan pembelajaran aktif dengan memakai Strategi MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi). Sebuah strategi pembelajaan yang memudahkan guru untuk menyusun perencanaan pembelajaran yang menyenangkan dan mengaktifkan siswa.   

Selain itu,  mereka juga difasilitasi untuk mengetahui lebih strategi mensupervisi pembelajaran, manajemen berbasis sekolah, menggerakkan budaya baca dan menulis praktik baik. Dua guru besar dari Unmul yang merupakan pasangan suami istri yaitu Prof. Dr. Aloysius Hardoko M.Pd dan Prof. Dr. Makrina Tendengan, M.Pd dan dua orang dosen dari IAIN Samarinda yaitu Dr. Muchammad Eka Machmud, M.Ag dan Dr. Zamroni, M.Pd  menjadi fasilatator pelatihan tersebut.

Diharapkan dengan pelatihan ini,  manajemen sekolah menjadi lebih baik, terbuka, akuntabel, lebih berfokus pada peningkatan pembelajaran, program budaya baca terimplementasi di sekolah dan kepala sekolah dan para guru rajin untuk menulis dan mendokumentasikan praktik baik mereka untuk disebarkan ke para pendidik yang lain.

Tanoto Foundation merupakan program filantropi yang digagas oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto. Program ini dijalankan untuk mendukung agar Indonesia pada tahun 2030 masuk sebagai salah satu dari lima negara yang paling maju dalam rangking PISA (Program for International Student Assesment). Program ini juga mendukung pembelajaran di kelas yang lebih mengembangkan ketrampilan-ketrampilan lunak yang harus dimiliki oleh siswa semenjak dini agar bisa  menghadapi era industry 4.0 seperti ketrampilan berpikir analitis,  bekerjasama dalam tim dan mampu memecahkan masalah secara kreatif dan inovatif. RED

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet