Prof.Dr.H.Mahmud, M.Si: Mahasiswa KKN SISDAMAS Harus Jadi Motivator dan Fasilitator di Jawa Barat.

  • 36 views
  • 0 comments

 

Kabupaten Bandung,EKPOS.COM

Rektor UIN SGD Bandung, Prof.Drt.H.Mahmud, M.Si, berharap mahasiswa peserta KKN Sisdamas bisa menjadi bagian dari solusi untuk memecahkan problematika di wilayah kabupaten bandung. Sebab, mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi motivator dan fasilitator di Jawa Barat .

Demikian dikatakan  Rektor Mahmud, saat menyerahkan 5.117 peserta Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN Sisdamas) kepada Bupati Kabupaten Bandung, H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip yang digelar di Gedung Mohamad Toha Soreang Bandung, Selasa (31/7).

Serah terima KKN SISDAMAS dihadiri juga  Wakil Rektor I, Prof Dr H Asep Muhyiddin, M.Ag., Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Jaenudin, M. Ag., Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Drs. H. Akhmad Luthfi, M.M., Dekan Ushuluddin Prof. Dr. H. Rosihan Anwar, M.Ag, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum Dr. Ah. Fathonih, M.Ag, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Sahya Anggara, M.Si, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. H. Opik Taupik Kurahman, M.Ag, Dekan Fakultas Psikologi Dr. Agus A. Rahman, S.Psi., M.Psi, Ketua Satuan Pengawasan Internal Dr. Hj. Dedah Jubaedah, M. Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Munir, MA., Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. H. Ramdani W Sururie, M.Ag, M.Si.

Menurut Rektor KKN Sisdamas merupakan proses pembelajaran masyarakat dalam membangun desa. Proses pembelajaran sebenarnya yaitu proses pendidikan. Artinya lanjut Rektor perubahan dapat terjadi melalui proses pendidikan yang didampingi oleh mahasiswa sebagai fasilitator di wilayah kelurahan/desa sasaran.

Rektor menjelaskan KKN Sisdamas ini dilakukan  di Kabupaten Bandung karena tiga hal penting. Pertama, ikut menyukseskan Citarum Harum. Kedua, Kabutapen pertama yang siap mendukung program Rumah Al-Quran di kampus III dalam rangka mencetak sarjana ulama zaman now. Ketiga, madrasah Husnul Khatimah.

“Dengan adanya KKN Sisdamas ini dapat menjadi momentum yang tepat bagi mahasiswa untuk menjadi motivator, fasilitator, dan penyelesai masalah bagi masyarakat Jawa Barat.” Harap Rektor

Iapun berpesan  agar semua dosen pembimbing lapangan dan peserta KKN Sisdamas untuk menjaga nama baik lembaga, belajar bersama dan berkarya sungguh-sungguh. Dengan demikian, keberadaan UIN SGD Bandung dapat lebih mengakar dan dirasakan keberadaannya oleh masyarakat.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip sangat mengapresiasi kehadiran 5.117 mahasiswa UIN SGD Bandung yang melaksanakan KKN Sisdamas.

Ia optimis KKN ini, bisa memantapkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri dan berdaya saing, khususnya dalam mencetak bidang pendidikan berdasarkan nilai-nilai agama dan ajaran Islam.

Bupati Dadangpun siap mendukung pembangunan Rumah Al-Quran dengan memberikan bantun hibah. Dan untuk madrasah Khusnul Hotimah, pihak UIN SGD Bandung harus bersinergi dengan Kabupaten Bandung karena memiliki lembaga lansia yang harus diisi dengan pembinaan, arahan dari kampus, ulama supaya tidak hanya diisi dengan senam olahraga, tapi rohaninya juga diisi dengan agama dan pemahaman Islam yang benar, sehingga meninggal dalam keadaan akhir yang baik.*** (Dihard)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet