Bupati Cirebon Imbau Pilwu Serentak Jangan Dijadikan Ajang Konflik

  • 0 comments

CIREBON, Ekpos.Com---Pemkab Cirebon terus konsen dalam persiapan menghadapi tahapan jelang pemilihan kuwu (Pilwu) serentak yang berlangusng Oktober ini.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengimbau,  agar tidak sampai menimbulkan konflik. Dirinya menyadari bahwa setiap prosesi pesta demokrasi, kerap kali menimbulkan gejolak diantara para pendukungnya.

Meski demikian, kata Imron, yang namanya kompetisi pasti ada yang kalah dan menang sehingga harus bisa lebih dewasa dalam menghadapinya.

“Pilwu sendiri  dikenal kental dengan intrik politik di tatanan desa. Bahkan bisa lebih dinamis dalam pemahaman warganya, sehingga tidak bisa dirubah-rubah. Bahkan cenderung pakem, ketika sudah berpihak pada salah satu kandidat. Makanya, menanganinya perlu kehati-hatian. Baik terhadap aparat kepolisian, maupun TNI, “ kata Bupati.

Upaya pemerintah sendiri,  kata Imron, untuk menghindari terjadinya konflik, sudah mengerahkan pasukan di setiap kecamatan. “Kita instruksikan kepada para camat, untuk mengantisipasinya. Harus ada penjagaan,” ucapnya.

Gejolaknya, kata mantan Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon itu, biasanya akan mulai terlihat pada saat menjelang pemilihan. Utamanya, disaat pencoblosan. “Makanya harus tetap waspada,” tegasnya.

Imron sendiri tidak mengetahui secara pasti, titik-titik mana saja yang dianggap rawan terjadi konflik. Dia pun sepenuhnya menyerahkan kepada pihak keamanan dan elemen masyarakat lainnya dalam sinergitas dan kondusivitas daerah.

“Soal itu, TNI dan Polri pasti sudah mengetahuinya. Mereka kan punya tim intelejennya,” ucapnya.

Tentunya, kata Imron, jalannya pesta demokrasi ditahun ini jangan sampai meninggalkan cacat. Harus tetap kondusif. Untuk mencapainya, seluruh jajaran bertanggungjawab.

“Pengen aman, itu utamanya harus bisa saling menyadari dan kerjasama semua pihak. Makanya, pun jika ada masalah harus bisa lebih arif dan bijaksana serta dibutuhkan kedewasaanya dalam menyelesaikan itu semua,” ucapnya.(arief)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet